PEMBERITAHUAN PENTING DARI ADMIN GHOIB-RUQYAH.BLOGSPOT.COM

Assalamu'alaikum.Wr.Wb.

Kepada Para pengunjung blog ini kami beritahukan bahwa kami sudah pindah ke www.ghoibruqyah.com , Jika ada pertanyaan atau ingin membaca artikel yang lebih lengkap kunjungi www.ghoibruqyah.com . Silahkan langsung klik link ini www.ghoibruqyah.com . Jazakumullah.Wassalam.

Metode Terapi Ruqyah Online

ΞSenin, 11 Agustus 2008|→ 4 komentar



Ingin meruqyah diri sendiri secara online langsung klik saja embed dibawah ini :


Syeikh Sa'id Al-Ghamidi - Ayat-ayat Ruqyah dari Al-Quran
Found at bee mp3 search engine


Namun sebelum anda mendengarkan ada baiknya terlebih dahulu anda membaca petunjuk pelaksanaan Ruqyah Syar'iyyah mandiri.

PETUNJUK PELAKSANAAN RUQYAH SYAR'IYYAH

Jika anda sedang mendapatkan banyak masalah, problem yang membuat anda stess janganlah panik. Anda harus melakukan relaksasi dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an agar anda mendapatkan ketentraman juga obat bagi hati yang sakit.

Sebab Allah Ta’ala berfirman :
“Hai manusia! Telah datang nasihat dari Tuhanmu sekaligus sebagai obat bagi hati yang sakit, petunjuk serta rahmat bagi yang beriman.” (QS.Yuunus:57)


Dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an Insya Allah anda akan mendapatkan semacam pencerahan hingga segala masalah anda akan teratasi dan akan terjadi reaksi penyembuhan jika fisik atau psikis anda terkena semacam penyakit. Dengarkanlah dengan baik Insya Allah anda akan mendapatkan pahala dan bacaan ayat-ayat ruqyah dari Al-Qur’an dan Sunnah akan membuat hati anda tenang

Sebab, Allah Ta’ala berfirman :
“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS.Ar Ra’d:28)

Allah Ta’ala berfirman :
“Hai manusia! Telah datang nasihat dari Tuhanmu sekaligus sebagai obat bagi hati yang sakit, petunjuk serta rahmat bagi yang beriman.” (QS.Yuunus:57)

“....Katakanlah Muhammad,”Bagi segenap orang-orang yang beriman Al-Qur’an menjadi petunjuk dan juga obat.”(QS.Fushshilat:44).

Ada baiknya jadikanlah audio atau sound ruqyah murrotal yang ada di web ini menjadi "alunan" suara yang selalu "nempel" di kuping anda sewaktu browsing internet, sebab tiap detik anda mendengarkan maka tiap detik pahala anda akan bertambah juga tiap detik terjadi pembersihan pada diri anda baik secara fisik maupun psikis. Hingga pada akhirnya mendengarkan ayat-ayat ruqyah menjadi salah satu sarana anda untuk pensucian fisik dan jiwa yang juga tentu akan mendekatkan diri anda kepada Allah Ta'ala........

ADAPUN JIKA ANDA HENDAK MENDAPATKAN HASIL MAKSIMAL : Ada baiknya anda mempersiapkan diri sebaik-baiknya jika ingin mendengarkan bacaan ruqyah.

Agar ruqyah berhasil dengan baik, persiapan yang mesti anda lakukan adalah:

1. Anda harus betul-betul bertaubat kepada Allah dari segala ilmu-ilmu sihir (reiki, bioenergi, ilmu-ilmu hikmah, tenaga dalam maupun ilmu-ilmu sihir kesaktian), segala yang berbau kesyirikan (percaya kepada ilmu-ilmu kebathinan, mempercayai benda-benda keramat sebagai penyimpan kekuatan ghoib. Melakukan bentuk pengabdian kepada selain Allah, menggunakan jimat dan lain sebagainya), bid’ah (melakukan ibadah yang tidak ada ajarannya dalam islam, atau meninggalkan kewajiban islam dengan sengaja), khurafat (mempercayai ramalan nasip, mempercayai ruh orang mati bergentayangan, menghubung-hubungkan peristiwa alam dengan nasib dan lain sebagainya), nafsu syaithan (maksiat kemaluan, dosa lisan, nafsu kekuasaan, merampas hak-hak orang lain, kebiasaan hura-hura, menghambur-hamburkan harta, menyia-nyiakan waktu, menelantarkan hak-hak orang lain dan lain sebagainya) dan senantiasa memohon pertolongan dari-Nya.

2. Menyingkirkan patung-patung atau gambar-gambar makhluk hidup dan tidak memelihara anjing dirumah yang dapat menghalangi malaikat untuk datang.

3. Anda berwudhu dengan sebaik-baiknya kemudian shalatlah dua raka’at ba’da wudhu, dan berdo’alah untuk memohon petunjuk dan kemudahan dalam segala urusan kita.

4. Berlindunglah pada Allah dari kejahatan syaitan, memohon pertolongan pada Allah agar diberi kemudahan dalam melakukan terapi ruqyah, serta memohon bimbingan-Nya agar tidak terjebak dalam tipu daya syaitan yang licik.

5. Kalau saat itu proses ruqyah belum tuntas atau belum membuahkan hasil yang sempurna maka jangan bosan untuk mengulanginya.

6. Apabila pengobatannya berhasil, maka bersyukurlah kepada Allah dan perbanyaklah dzikir memuji kebesaran-Nya.

7. Ada baiknya anda selalu membaca doa-doa perlindungan dan mendekatkan diri pada Allah.

Setelah anda mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum ruqyah mandiri perbanyaklah membaca Istighfar. Duduk atau tidurlah dengan posisi tubuh yang nyaman, punggung diluruskan, mata dipejamkan. Pilihlah lokasi yang mempunyai lokasi yang tidak bising dan nyaman. Dengarkan dengan serius dengan hati yang mantab dengan niat ibadah, dengarkan secara khusyuk lantunan ayat-ayat Ruqyah, teruslah mendengarkan sampai akhir.


JIKA DICURIGAI DIRI ANDA DIPENGARUHI/DIRASUKI OLEH SYETAN HINGGA PRILAKU ANDA SELALU MENJURUS PADA PRILAKU YANG TIDAK SESUAI TUNTUNAN AGAMA. MAKA ANDA HARUS BERNIAT MEMBERSIHKAN DIRI ANDA DARI UNSUR SYAITAN DALAM DIRI ANDA DAN WASPADAI REAKSI YANG DAPAT TERJADI KETIKA RUQYAH BERLANGSUNG :

Reaksi Terapi Ruqyah ada dua macam yaitu reaksi yang keras dan lembut.

Berikut ini adalah reaksi yang keras:

1. Adanya keinginan yang kuat mematikan atau mau pergi dari tempat kita mendengarkan bacaan Ruqyah secara kuat dan tiba-tiba.
2. Adanya sesak atau sakit pada dada yang tiba-tiba muncul atau semakin kuat sakit atau sesak pada dada yang telah dirasakan sebelumnya.
3. Timbulnya sakit pada anggota bagian tubuh tertentu secara berpindah-pindah atau tiba-tiba.
4. Tubuh kita terutama pada tangan dan kaki menggigil atau bergetar,atau melakukan gerakan-gerakan yang aneh.
5. Menangis secara tiba-tiba.
6. Mulut kita bergerak, berbicara atau sendiri.
7. Nafas tersengal-sengal.
8. Mual atau muntah.
9. Badan terasa panas dan tanpa dapat dikontrol (jin atau syetan melalui mulut kita) berucap kepanasan atau kesakitan..

Berikut ini reaksi terapi Ruqyah yang lembut yang harus kita benar-benar rasakan pada tubuh kita reaksi atau sensasi yang ada:

1. Rasa kantuk yang muncul tiba-tiba.
2. Bulu kuduk merinding dengan rasa takut yang muncul secara tiba-tiba.
3. Pada tangan atau bagian tubuh lain terasa panas, dingin, merasa ada yang mengalir dalam salah satu bagian tubuh atau seperti terkena setrum listrik.
4. Rasa kesemutan atau kedutan pada tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
5. Merasa ada yang berjalan atau bergerak pada bagian dalam tubuh atau pada aliran darah.
6. Telinga berdengung.
7. Mendengar suara-suara aneh atau ucapan-ucapan yang begitu halus yang menyatakan ketidak setujuan karena telah mendengarkan ayat-ayat ruqyah.
8. Melihat sesuatu yang menakutkan, atau melihat sesuatu yang keluar dari tubuhnya.
9. Merasa tubuh melayang-layang atau ringan.
10. Merasakan perasaan yang sangat tenang dan nyaman, dada terasa ringan (sebagai efek positif dari semakin bersihnya hati dan jiwa kita dari unsur-unsur kotoran bathin pada saat terapi Ruqyah Mandiri).


Khusus bagi para praktisi Reiki, tenaga dalam ataupun para pencari ilmu-ilmu kesaktian yang ingin mendapatkan hidayah dari Allah dan kembali pada jalan yang lurus agar ditunjukkan Allah tipu daya setan yang telah ditujukan pada kita pada saat terapi Ruqyah yang harus kita lakukan adalah :

Bertobatlah pada Allah SWT dan berniat dengan kesungguhan hati untuk meninggalkan segala hal yang telah membuat rusak akidah Islam.

Pada saat berbaring atau duduk lemaskan tubuh dengan selemas-lemasnya dan dengarkan dengan khusyuk lantunan Ayat suci Al-Qur’an karena Allah Ta’ala telah berfirman: ”Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik,dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”(Al-A’raaf:204)

Perhatikan sensasi-sensasi yang terjadi pada tubuh anda. Hal-hal yang biasa terjadi pada para praktisi Reiki dan tenaga dalam maupun ilmu-ilmu sihir kesaktian pada saat terapi Ruqyah adalah sebagai berikut:

1. Keluarnya berbagai macam cahaya yang berwarna-warni dari dalam tubuh.
2. Merasakan adanya sengatan listrik atau merasa ada sesuatu yang mengalir pada bagian tubuh tertentu.
3. Merasa panas pada bagian tubuh tertentu.
4. Merasa adanya sesuatu yang berjalan atau kedutan-kedutan didalam tubuh.
5. Pada bagian tubuh tertentu seperti kepala,tangan atau kaki bergerak-gerak sendiri.
6. Pada bagian tubuh tertentu terasa mengeras,bergetar,kebas atau kesemutan terutama pada bagian tangan dan kaki.
7. Adanya suara-suara aneh dalam bathin kita yang menyiratkan ketidaksukaan karena telah diperdengarkan ayat-ayat ruqyah.
8. Perut terasa mual atau muntah.
9. Pada tingkat yang agak ekstrim terjadinya tangisan secara tiba-tiba dan terjadi gerakan-gerakan yang tak terkontrol maupun perkataan-perkataan yang tak terkontrol yang keluar dari mulut kita.

Bagi yang melaksanakan terapi Ruqyah mandiri, jika ada reaksi yang keras yang tidak dapat terkontrol akibat dari efek pembersihan yang kuat (Tazkiyafun Nafs) dari bacaan Ruqyah (karena banyaknya kotoran syaithaniyah dalam hati kita) atau adanya efek penyembuhan yang keras dari banyaknya penyakit fisik yang ada pada diri kita (bisa menimbulkan efek memuntahkan penyakit keluar melalui mulut, terjadi efek rasa sakit, keram pada bagian tubuh yang menderita suatu penyakit dan lain sebagainya) maka sebaiknya anda hentikan dahulu ruqyah. Anda bisa kembali melanjutkan Terapi Ruqyah mandiri dirumah dengan ditemani teman atau saudara atau anda bisa mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan mu’alij (seorang peruqyah)


JANGAN RAGU LAGI SEGERA DOWNLOAD AUDIO RUQYAH DIBAWAH INI :

Ingin mendownload Audio Ruqyah versi 1 Khalid Al-Qahtani

Ingin mendownload Audio Ruqyah versi 2 SheikhSaadAl-GhamdiRuqya.mp3

Ingin mendownload Audio Ruqyah versi 3 NabeelAl-Awadi.mp3

Ingin mendownload Audio Ruqyah versi 4 SheikhMisharyRashedAl-EfasyRuqya.mp3

Ingin mendownload Audio Ruqyah versi 5 Klik Disini

Ingin mendownload Video tata cara meruqyah Ustadz Fadlan Abu Yasir disini

Ingin mendownload Video Penjelasan tentang ruqyah Ustadz Fadlan Abu Yasir L.c

Baca Selengkapnya...

MANTRA

ΞMinggu, 06 Juli 2008|→ 3 komentar

Pengertian
Mantera menurut Kamus Ilmiah Populer berarti: pesona jampi-jampi, guna atau guna dengan doa-doa.
Dalam bahasa arab mantera atau jampi-jampi sering disebut dengan ruqyah atau tholasim.

Ruqyah atau Mantera dalam kitab lisanul Arab diartikan sebagai penangkal atau azimat yang digunakan untuk menangkal seseorang yang terkena malapetaka. Umumnya penangkal yang disebut ruqyah ini berbentuk bacaan-bacaan tertentu (mantera) yang berisi perlindungan dari suatu malapetaka.

Ruqyah adalah bentuk tunggal dari kata Ruqo artinya jampi-jampi maksudnya jampi-jampi dengan menggunakan bacaan atau mantera untuk menolak pengaruh sihir dan godaan Syaithan dan Jin yang mempengaruhi fisik dan mental manusia.

Ruqyah yaitu mantra-mantra yang biasa digunakan oleh tukang sihir atau dukun untuk mengundang jin dan meminta bantuan mereka agar melakukan tugas tertentu.

Hadis-Hadis Rasulullah saw yang berisi tetang perihal Ruqyah, Mantera atau Jampi-Jampi
Dari Abdullah, ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya jampi-jampi, tangkal-tangkal dan pelet menjadikan musyrik.” (HR. Ibnu Hibban)

Dari zaman jahiliyah sebelum Islam Ruqyah ini sudah dikenal cukup luas. Ada yang mengandung kesyirikan dan ada juga yang tidak seperti Ruqyah yang diambil dari kitab-kitab Allah sebelum Al Quran.

Diriwayatkan dari Ibnu Jubair, dari bapaknya, dari `Auf bin Malik Al Asyja`i, dia berkata: “Kami dulu melakukan ruqyah di zaman jahiliyah , maka kami bertanya: Wahai Rasulullah apa pendapatmu pada demikian itu? Beliau bersabda: “Perlihatkan ruqyah kalian kepadaku. Tidak apa-apa dengan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan.” (HR. Imam Muslim)

Diriwayatkan dari Ibnu Syihab Az Zuhri dia berkata: “Sebagian sahabat Rasulullah saw pernah disengat atau dipatuk ular maka Nabi saw berkata: “Apakah ada orang yang menjampinya?. Maka sahabat menjawab: “Sesungguhnya keluarga Hazm mereka membaca jampi-jampi untuk sengata atau patukan ular, maka ketika Engkau melarang jampi-jampi, mereka meninggalkan jampi-jampi tersebut.” Nabi bersabda: “Panggilah Umaroh bin Hazm! “Lalu mereka memanggilnya lalu Umaroh menyodorkan jampi-jampinya, lalu Nabi bersabda: “Tidak apa-apa jampi-jampinya.” Maka Nabi mengizinkannya kemudian ia membaca jampi-jampinya. (HR. Ibnu Majah, Bukhori, Muslim, Nasai dan Ahmad)

Diriwayatkan dari Jabir, ia berkata: “Rasulullah saw pernah melarang jampi-jampi kemudian datanglah keluarga Amr bin Hazm seraya berkata: “Wahai Rasulullah, kami mempunyai jampi-jampi yang biasa kami pergunakan kalau didengat kala.” Jabir berkata: ‘Lalu mereka menunjukkannya kepada Rasulullah.’ Kemudian Beliau bersabda: “Saya lihat tidak apa-apa, barangsiapa yang dapat memberikan manfaat kepada saudaranya maka hendaklah ia memberikan manfaat kepadanya.” (HR. Imam Muslim)

Al Hafizh berkata: “Suatu kaum berpegang pada keumumam ini, maka mereka memperbolehkan semua jampi-jampi yang telah dicoba kegunaannya, meskipun tidak masuk akal maknanya. Tetapi hadis `Auf itu menunjukkan bahwa jampi-jampi yang mengandung kesyirikan dilarang. Dan jampi-jampi yang tidak dimengerti maknanya yang tidak ada jaminan keamanan dari syirik juga terlarang , sebagai sikap kehati-hatian, disamping harus memenuhi persyaratan lainya.”

Kebolehan menggunakan Ruqyah, mantera atau jampi-jampi ini sudah ada dasarnya dari sunnah qauliyah, sunnah fi`liyah dan sunnah taqririyah.

Diriwayatkan dari `Aisyah bahwa Rasulullah saw apabila ada seseorang yang mengeluhkan sesuatu kepada beliau, atau terluka, maka beliau berbuat demikian dengan tangan beliau. Lalu Sufyan yang meriwayatkan hadis meletakkan jari telunjuknya ke tanah, kemudian mengangkatnya kembali seraya mengucapkan:

“Bismillahi turbatu ardhinaa Biriiqati ba`dhinaa Yusqoobihi saqiimunaa Bi izni robbinaa”
“Dengan menyebut nama Allah, debu bumi kami, dengan ludah sebagian kami, disembuhkan dengannya orang sakit dari kami dengan izin Tuhan kami.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari keterangan hadis ini dapat kita ketahui bahwa beliau mengambil ludah beliau sedikit dengan jari telunjuk, lalu ditaruh di atas tanah (debu), dan debu yang melekat di jari tersebut beliau usapkan di tempat yang sakit atau luka, dan beliau ucapkan perkataan tersebut pada waktu mengusap.

Diriwayatkan juga dari `Aisyah, dia berkata: “Adalah Rasulullah saw apabila Beliau jatuh sakit, Malaikat Jibril menjampi beliau.”

Juga dari Abu Sa`id bahwa Malaikat Jibril pernah datang kepada Nabi saw dan bertanya: “Wahai Muhammad, apakah anda sakit?” Beliau menjawab: “Ya.” Lantas Jibril mengucapkan:
“Dengan menyebut nama Allah, saya jampi engkau dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan semua jiwa atau mata pendengki. Allah menyembuhkan engkau. Dengan menyembut nama Allah saya menjampi kamu.”

Diriwayatkan dari `Aisyah bahwa Nabi saw apabila sakit membaca dua surat al Mu`awwidzat (Al falaq dan An Nas) untuk diri beliau sendiri dan beliau meniup dengan lembut tanpa mengeluarkan ludah . Dan ketika sakit beliau berat, aku (`Aisyah) yang membacakan atas beliau dan aku usapkannya dengan tangn beliau, karena mengharapkan berkahnya.”

Juga diriwayatkan dari Jabir bahwa Nabi saw pernah bertanya kepada Asma` bintiUmais:
“Mengapa saya lihat tubuh anak-anak saudaraku kurus-kurus, apakah mereka ditimpa kebutuhan? Asma` menjawab: ‘Tidak tetapi penyakit `ain yang menimpa mereka.’ Nabi bersabda: ‘Jampilah mereka.’ Ama` berkata: ‘Lalu saya menolak.’ Kemudian beliau bersabda: “Jampilah mereka.”

Pernah salah seorang sahabat menjampi pemuka suatu kaum ketika mereka sedang bepergian dengan surat Al Fatihah, lalu pemuka kaum itu memberinya seekor kambing potong, tetapi sahabat itu tidak mau menerimanya sebelum menanyakannya kepada Nabi saw. Lalu ia datang kepada Nabi saw dan menginformasikan hal itu kepada beliau seraya berkata: “Demi Allah, saya tidak menjampinya kecuali dengan surat Al Fatihah.” Lalu Nabi saw bersabda: “Terimalah pemberian mereka itu, dan berilah saya sebagian untuk saya makan bersama kamu.”

“Tidak ada jampi-jampi (yang lebih utama dan lebih bermanfaat) kecuali untuk penyakit `Ain (mata jahat) dan keracunan.” (HR. Abu Daud)

Sahl bin Hunaif bertanya kepada Nabi saw, “Apakah jampi-jampi itu baik?” Nabi menjawab: “Tidak ada jampi-jampi yang lebih bermanfaat kecuali untuk penyakit mata jahAt, keracunan dan sengatan binantang berbisa.” (HR. Abu Daud)

“Setiap penyakit itu ada obatnya, jika tepat obatnya maka penyakit akan sembuh dengan izin Allah `Azza wa Jalla.” (HR. Muslim)

Firman Allah: “Jikalau Allah menimpahkan bahaya (penyakit) kepadamu maka tidak ada yang dapat menghalanginya selain Dia dan jikalau Allah menghendaki kebaikan untukmu maka tidak ada yang dapat menghalangiNya, kebaikan itu diberikan olehNya kepada orang yang dikehendaki dari hamba-hambanya. Dialah Yang Maha Pengampun lagi MahaPenyayang.” (QS. Yunus: 107)

Dari `Aisyah: Bahwasannya Nabi saw apabila berbaring di tempat tidur maka ia gabungkan kedua telapak tangannya, kemudian ditiupkan pada keduanya sambil membaca “Al Muawwidzat” (Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas) lalu beliau mengusapkan kedua telapak tangan mulai dari bagian kepala, bagian muka dan bagian depan dada hingga tubuh yang dapat dijangkau. Beliau kerjakan tiga kali. `Aisyah berkata: “Tatkala aku merasa sakit maka beliau menyuruh aku mengerjakan seperti ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari `Aisyah: Bahwasannya Nabi saw pernah mendoakan salah satu keluarganya yang sakit dengan meletakkan tangan kanannya (pada tubuh yang sakit) sambil membaca: “Allahumma robbannas Azhibil baas Isyfi antasysyafii Laa syifaa-a illaa syifaauka Syifaa-an laa yugoodiru saqoman.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari `Aisyah, ia pernah membawa air zamzam kemudian ia memberitahu (kepada para sahabat) bahwasannya Rasulullah saw membacakan doa pada air zamzam yang ada dalam bejana dari kulit lalu beliau menuangkan air itu pada gelas dan meminumkannya kepada orang-orang yang sakit.” (HR. Muslim)

Firman Allah SWT: “Dan Allah menurunkan kepadamu air hhujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan Syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh denganya telapak kakimu (pendirianmu).” (QS. Al Anfal: 11)

Sekiranya Ruqyah atau mantra-mantra yang biasa digunakan oleh tukang sihir atau dukun untuk mengundang jin dan meminta bantuan mereka agar melakukan tugas tertentu, maka seorang muslim diharamkan untuk melakukan hal-hal tersebut kecuali ruqyah syar`iyah yang di dalamnya tidak ada kesyirikan, misalnya menggunakan ayat-ayat Al Quran atau doa-doa yang masyru` (dicontohkan oleh Rasulullah saw) dan tidak ada mantra-mantra yang tidak dimengerti. Akan tetapi hendaklah seorang muslim untuk betawakal kepada Allah semata, karena ia akan selalu menjaga hamba-hambaNya yang berserah diri dan tawakkal kepadaNya. Allah berfirman:
“Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupinya.” (QS. At Thalaq: 3)

Penutup
Ruqyah atau Mantera dibolehkan ketika tidak ada unsur kesyirikan, karena pada hakekatnya bacaan-bacaan tersebut mengandung permohonan yang ditujukan hanya kepada Allah SWT dan diucapkan dengan lafad dan perkataan yang bisa dimengerti dan dipahami.

Praktek daripada Ruqyah atau Mantera tidak terbatas untuk menolak seseorang dari gangguan Jin, kesurupan Jin, Syethan, akan tetapi juga digunakan untuk menolak racun karena sengatan binantang berbisa, sakit panas, demam dan sebagainya, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadis-hadis Rasulullah saw.

Jadi Ruqyah atau Mantera yang di dalamnya ada unsur kesyirikan, maka diharamkan.



Bahan Pustaka:
- Al Quran Terjemah
- Lisanul Arab
- Kamus Ilmiah Populer
- Situs-Situs MANTERA




Baca Selengkapnya...

Mengapa Thibbun Nabawi bisa tidak berpengaruh pada kita ???

ΞSenin, 07 April 2008|→ 1 komentar

Mungkin ada di antara kita yang pernah mencoba melakukan pengobatan dengan thibbun nabawi dengan minum madu misalnya atau habbah sauda`. Atau dengan ruqyah membaca ayat-ayat Al-Qur`an dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun tidak merasakan pengaruh apa-apa. Penyakitnya tak kunjung hilang. Ujung-ujungnya, kita meninggalkan thibbun nabawi karena kurang percaya akan khasiatnya, lalu beralih ke obat-obatan kimiawi. Mengapa demikian? Mengapa kita tidak mendapatkan khasiat sebagaimana yang didapatkan Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu ketika meruqyah dirinya dengan Al-Fatihah? Atau seperti yang dilakukan oleh seorang shahabat ketika meruqyah kepala suku yang tersengat binatang berbisa di mana usai pengobatan si kepala suku (pemimpin kampung) sembuh seakan-akan tidak pernah merasakan sakit?
Di antara jawabannya, sebagaimana ucapan Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu yang telah lewat, bahwasanya manjurnya ruqyah (pengobatan dengan membaca doa-doa dan ayat-ayat Al-Qur`an) hanyalah diperoleh bila terpenuhi dua hal:
Pertama: Dari sisi si penderita, harus lurus dan benar niat/ tujuannya.
Kedua: Dari sisi yang mengobati, harus memiliki kekuatan dalam memberi bimbingan/arahan dan kekuatan hati dengan takwa dan tawakkal.
Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu berkata: “Ada hal yang semestinya dipahami, yakni zikir, ayat, dan doa-doa yang dibacakan sebagai obat dan yang dibaca ketika meruqyah, memang merupakan obat yang bermanfaat. Namun dibutuhkan respon pada tempat, kuatnya semangat dan pengaruh orang yang meruqyah. Bila obat itu tidak memberi pengaruh, hal itu dikarenakan lemahnya pengaruh peruqyah, tidak adanya respon pada tempat terhadap orang yang diruqyah, atau adanya penghalang yang kuat yang mencegah khasiat obat tersebut, sebagaimana hal itu terdapat pada obat dan penyakit hissi.
Tidak adanya pengaruh obat itu bisa jadi karena tidak adanya penerimaan thabi’ah terhadap obat tersebut. Terkadang pula karena adanya penghalang yang kuat yang mencegah bekerjanya obat tersebut. Karena bila thabi’ah mengambil obat dengan penerimaan yang sempurna, niscaya manfaat yang diperoleh tubuh dari obat itu sesuai dengan penerimaan tersebut.
Demikian pula hati. Bila hati mengambil ruqyah dan doa-doa perlindungan dengan penerimaan yang sempurna, bersamaan dengan orang yang meruqyah memiliki semangat yang berpengaruh, niscaya ruqyah tersebut lebih berpengaruh dalam menghilangkan penyakit.” (Ad-Da`u wad Dawa`, hal. 8)
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu menyatakan, terkadang sebagian orang yang menggunakan thibbun nabawi tidak mendapatkan kesembuhan. Yang demikian itu karena adanya penghalang pada diri orang yang menggunakan pengobatan tersebut. Penghalang itu berupa lemahnya keyakinan akan kesembuhan yang diperoleh dengan obat tersebut, dan lemahnya penerimaan terhadap obat tersebut.
Contoh yang paling tampak/ jelas dalam hal ini adalah Al-Qur`an, yang merupakan obat penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada. Meskipun demikian, ternyata sebagian manusia tidak mendapatkan kesembuhan atas penyakit yang ada dalam dadanya. (Hal ini tentunya terjadi, -pent.) karena kurangnya keyakinan dan penerimaannya. Bahkan bagi orang munafik, tidak menambah kecuali kotoran di atas kotoran yang telah ada pada dirinya, dan menambah sakit di atas sakit yang ada.
Dengan demikian thibbun nabawi tidak cocok/ pantas kecuali bagi tubuh-tubuh yang baik, sebagaimana kesembuhan dengan Al-Qur`an tidak cocok kecuali bagi hati-hati yang baik. (Fathul Bari, 10/210)
Tentunya perlu diketahui bahwa kesembuhan itu merupakan perkara yang ditakdirkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia Yang Maha Kuasa sebagai Dzat yang memberikan kesembuhan terkadang menunda pemberian kesembuhan tersebut, walaupun si hamba telah menempuh sebab-sebab kesembuhan. Dia menundanya hingga waktu yang ditetapkan hilangnya penyakit tersebut dengan hikmah-Nya.
Yang jelas kesembuhan dapat diperoleh dengan obat-obatan jika dikonsumsi secara tepat, sebagaimana rasa lapar dapat hilang dengan makan dan rasa haus dapat hilang dengan minum. Jadi secara umum obat itu akan bermanfaat. Namun terkadang kemanfaatan itu luput diperoleh karena adanya penghalang. (Fathul Bari, 10/210)
Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

Baca Selengkapnya...

Rahasia dan Manfaat Minyak Zaitun

Nabi saw. telah berpesan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.

Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya
Berbagai riset membuktikan adanya fakta yang tidak menyi-sakan keraguan lagi, bahwa minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterol berbahaya, tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.

Minyak Zaitun Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah
Dalam sebuah kajian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M di Majalah AMJ CLIN NUTRL para peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah, dan selanjutnya mengu-rangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.

Minyak Zaitun Menurunkan Angka Kematian
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M, menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana. Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000 orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.

Minyak Zaitun Mengurangi Pemakaian Obat-obatan Penurun Tekanan Darah Tinggi
Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi.

Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.

Minyak Zaitun Mengurangi Serangan Kanker
Para peneliti menyatakan bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun sebagai sumber utama lemak, di samping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan, dan kol.

Minyak Zaitun Mencegah Timbulnya Kanker
Profesor Asman, Ketua Akademi Studi Arteriosclerosis di Universitas Monstar, Jerman, dia merupakan peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arteriosclerosis, ia berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan sejumlah kanker lainnya, di antaranya kanker colon, kanker rahim, kanker ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”

Minyak Zaitun dan Kanker Payudara
Sebuah studi yang dipublikasikan di bulan November 1995 dan dilakukan terhadap 2.564 wanita yang terkena kanker payudara, menegaskan bahwa ada korelasi terbalik antara kemungkinan terjadinya kanker payudara dengan pengkon-sumsian minyak zaitun, dan bahwa banyak mengkonsumsi minyak zaitun memberikan andil dalam melindungi seseorang dari serangan kanker payudara.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine edisi Agustus 1998 M menegaskan bahwa pengkonsumsian sesendok makan minyak zaitun setiap hari bisa mengurangi bahaya terjadinya kanker payudara sampai pada kadar 45%.

Minyak Zaitun dan Kanker Rahim
Majalah Kanker Britania mempublikasikan di bulan Mei 1996 M sebuah studi yang dilakukan terhadap 145 wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Di mana kemungkinan terjadinya kanker pada mereka turun sampai 26%.

Minyak Zaitun dan Kanker Lambung
Sejumlah studi ilmiah modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi ilmiah lanjutan mengenai hal ini.

Minyak Zaitun dan Kanker Colon
Ada juga beberapa studi yang menunjukkan bahwa peng-konsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun, memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker colon.

Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma)
Majalah Dertmatdogg Times edisi bulan Agustus 2000 M menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa meng-gunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan berjemur, akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).

Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung
Dr. Samût, dari Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober 2000 M.

Dr. Samût menegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.

Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI
Dalam sebuah studi modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona, Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.

Minyak Zaitun Mengurangi Peradangan Sendi
Majalah AMJ CLIN NUTR edisi November 1999 M, mempu-blikasikan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 145 pasien pengidap sakit persendian semacam arthritis di Yunani Utara. Mereka dikorelasikan dengan 108 orang yang sehat. Dalam penelitian ini terlihat bahwa pengkonsumsian minyak zaitun bisa memberikan andil dalam melindungi tubuh dari terjadinya penya-kit ini.

Minyak Zaitun Membunuh Kutu Kepala
Beberapa studi yang dilakukan di beberapa Universitas dan Akademi di Amerika, tentang kutu kepala, menunjukkan bahwa penggunaan minyak zaitun sebagai minyak rambut yang terkena kutu, dalam beberapa jam saja bisa membunuh kutu yang ada di kepala.276)

Sumber :
http://www.thibbun-nabawi.com/kesehatan/rahasia-dan-mukjizat-minyak-zaitun-2.html



Baca Selengkapnya...

ALAMAT KLINIK RUQYAH

ΞSelasa, 01 April 2008|→ 2 komentar




KANTOR PUSAT GHOIB RUQYAH SYAR’IYYAH
Jl. Kelurahan lama No. 05 Rt 001/015 Cililitan Kramat Jati jakarta Timur
Tlp. (021) 8092329, 93449512




KLINIK RUQYAH DI LUAR NEGERI






  • Jordan
  • "Ayesh Quran: Cell: 00962795576723, ayeshquran@yahoo.com (Taibeh, Irbed, Jordan)


  • UK

    • Abu Junaid: 07834326225 (Birmingham and surrounding areas, UK)
    • Abdul Jabbaar: 07976918576 (Huddersfield and surrounding areas, UK)
    • Abu Abdullah As-Salafi: 07737557330 (Birmingham, UK)
    • Abu Abdullah: Ruqyashariyah@yahoo.co.uk, http://groups.yahoo.com/group/RuqyaShariyah/
    • Zaid : 07985667618 (Leicester, UK)
    • Sheikh Abu Hanifah (appears on the Islam Channel Q&A): 0208 471 5766 (London, UK)
    • Ibrahim At-turki: 07719380579 (Hertfordshire, North London)
  • USA

    • Abdulhakim Alhiyafi: (615) 668-2522 (Dallas, Tx 76107), the sheikh works in Sharia Academy and he travels to other states frequently.
    • Ahmad Al-Jabry: (313) 384-4509 (Dearborn, Mi 48126)
  • Germany

    • Abu Sufian: 01625365432 (Bonn)
  • Bosnia and Herzegovina

  • Morocco

  • Pakistan

    • Iqbal Salafi: TEL: 0092 51 5537998 (7AM-3PM PST), Mobile:0092 3335115646, Kashmiri Bazaar near masjid Darus Salaam, Ahl Hadith (RAWALPINDI-PAKISTAN)
  • Egypt

    • Waheed Abdul-Salam Balo: 0020105061850 (Egypt)
  • Yemen

    • Muhammad Al-Imam center (Ma'bar, Yemen)
    • Abdul-Qadir Al-Qudsy center (Al-Qadisiyah, San'a', Yemen)
  • Saudi Arabia

    • Abdul-Azeez Abu Djeen: phone: 4265211, cell: 055415020 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Muhammed Al-Subai'y: 055216484 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abdul-Azeez bin Jdeed: 055425132 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abu Abdullah: 054264125 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abdullah As-Sadhan: 055261525 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Nasir Armeeh: phone: 055425132, cell: 055212184 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abdullah Fahd Arsheedy: 0557556976 , 0557992665 (Al-Kharj, Saudi Arabia)
    • Khalid Al-habashy: the imam of Masjid Al-Sulayman (Jeddah, Saudi Arabia)
    • Munair Arab: (+966) 555708580, www.alroqia.com (Jeddah, Saudi Arabia)
    • Abdul-Azeez Muhammed Al-Kharmy: cell: 055663850, aziz1123@hotmail.com (Jeddah, Saudi Arabia)
    • Saleh An-Nah-Has: 0506575057 (At-Ta'ef, Saudi Arabia)
    • Ahmed Ard-dady: office: 048229319, cell: 0505302026 (Al-Madinah Al-Munawwarah, Saudi Arabia)
    • 'a'edh Al-Sharary: cell: 053650839 (Tabarjal, Saudi Arabia)
    • Sa'eed Al-Qahtany: 055759590 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abu Mohammed Arsainy: 055143121 (Buraydah, Saudi Arabia)
    • Khalaf Aal-Baker: 054407544, (Al-aziziyah, Saudi Arabia)
    • Muhammed Al-ataiby: 052388818, 054449429 (Al-Khalidiyah, Saudi Arabia)
  • Kuwait

    • Abdullah Al-hadad: 3842452 (Al-Green, Kuwait)
    • Faysal Al-'anzy: 9279496 (As-Sableekhat, Kuwait)
    • Hady Al-'anzy: 9009019 (Al-Jahra', Kuwait)
    • Mohammed Al-Qaysi: 7989066 (Great Mubarak, Kuwait)
    • Abu Osamah: 7040056 (Kuwait)
  • UAE

    • Salah Abdul-Qader: 050/6111706 (Abu Dhabi, UAE)

Baca Selengkapnya...

Al-Qur'an Online (untuk bahasa indonesia klik 'indonesia')